Puisi Cinta

"Terindah"

Dikala senyum menjelma sebuah harap
Begitu manis, terlukis direlung jiwa
Merekah indah menghias rupa
Semoga aku pemilik sejatinya

Dingin embun subuh bahagia disampingku
Menyaksikan perpisahan atas gundahku
Melepas rindu...

Senyumnya adalah nafas jiwa
Tutur katanya adalah penyejuk sukma
Senantiasa kurindu, indahnya saat itu
dengan kesan dan kenangan darimu

"Gundah"

Sajak kerinduan...
Selalu mengusik, membelenggu sukma
Entah kapan kerinduan ini berujung ?
Ia pun tak jua kembali
Membebaskan kesengsaraan hati

Malam pun tertunduk, tak kuasa menghiburku
Senyapnya kini penguasa seluruh jiwaku
Ia hanya mampu berbisik
Sudikah Ia menghampirimu kembali malam ini ?

 
"Senyum Ibarat nya"
Kala senyum itu,
Merangkai sebuah harapan
Manis, membekas direlung jiwa
Entah apa sebabnya, ku terpikat serbak senyumnya
Begitu indah terpajang di wajah eloknya
Tapi... 
Senyum itu bak hembusan angin
Dia melintas tanpa henti sejenak
Dia menjauh, mencari penanti sejati

Apalah aku Wanita fana 
Aku sadar...
Senyumnya sudah merekah dilain jiwa
Tapi, aku tetap menantinya
Hingga Tuhan mengambilku esok hari


"Rindu"

Segelintir kenangan membuatku mati rasa
Tak ingin beranjak sedikitpun dari kursi hitamnya
Keegoisan rindu membuatku buta
Membuat semua terlihat sama

@Kristanti,2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Media Pembelajaran

SEJARAH INDONESIA PADA MASA PERANG KEMERDEKAAN